Rokok merupakan salah satu sumber pendapatan negara yang cukup besar. Namun bukan berarti pemerintah tidak mengambil tindakan nyata untuk membatasi penggunaan rokok.

Seperti yang kita tahu, didalam sebatang rokok terdapat jutaan zat beracun yang sangat berbahaya bagi kesehatan. Oleh karena itu pemerintah bisa saja menerapkan beberapa aturan khusus terkait penggunaan rokok, yuk simak bersama.

Aturan pertama adalah menaikkan harga rokok. Hal ini dilakukan pemerintah agar anak dibawah umur tidak dapat membeli atau mendapatkan rokok dengan mudah. Bayangkan saja, di luar negeri, sebungkus rokok bisa dibeli dengan harga sekitar 100 ribu rupiah, sedangkan di Indonesia bisa dibeli dengan harga 12.000 saja. Jika pemerintah bisa menggunakan tarif yang sama dengan luar negeri, mungkin saja perokok bisa berkurang.

Kedua adalah menaikkan harga bea cukai rokok. Dengan menaikkan harga bea cukai, tentunya akan membatasi peredaran rokok di Indonesia. Sebelumnya pemerintah Indonesia sempat ingin menerapkan metode ini, sayangnya hingga saat ini belum ada tindakan nyata dari pemerintah terkait harga bea cukai rokok.

Ketiga adalah melarang iklan tentang rokok. Menurut lansiran Global Youth Tobacco Survey, ada sekitar 83% anak Indonesia yang menonton iklan tentang rokok. Jika penayangan iklan rokok dapat dibatasi, bukan tidak mungkin anak-anak akan terhindar dari penyalahgunaan rokok.

Itu dia beberapa langkah sederhana yang bisa dilakukan pemerintah untuk menekan angka penggunaan rokok di Indonesia, menurut kalian bagaimana ? Apakah efektif ?

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *